Archive for December, 2008

Monolog 2

Monday, December 8th, 2008

Aku pernah berbicara tentang buta dungunya cinta

menghambur amarah pada kealpaan sendiri

menampar biar gegar sendi-sendi sedar dan sesal

meraung biar kemarau tegar nafsu merindu…

 

Hampir pasti ketenangan itu kugapai

mengapa sengaja kau bakar kembali damar cintamu…

kau suburkan tandus kemarau dengan harapan rindumu…

 

Tahukan engkau betapa sukarnya aku menapak hari-hari lepas setelah jejakku kau benam dalam egomu?

Aku bangkit atas keyakinan kebencianmu

tapi kau sengaja menguji lemah hatiku dengan pujukan asmaramu..

 

Aku mohon Tuhan lindungi aku agar tak lemas dalam pujukmu…tak hanyut dalam rayumu..

Atas kelemahanku…Ku mohon dengan sangat…